The Role of Correctional Cadets in Actualizing Civic Education for Social Reintegration
Peran Taruna Pemasyarakatan Dalam Aktualisasi Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Reintegrasi Sosial
DOI:
https://doi.org/10.64272/c540sk70Keywords:
Correctional Cadets, Civics Education, Social ReintegrationAbstract
Civic education serves as a strategic instrument for cultivating legal awareness, moral integrity, and national values, including within correctional institutions that face structural problems such as overcrowding and social stigma toward inmates. This study aims to analyze the strategic role of correctional cadets, as prospective civil servants in the corrections sector, in actualizing civic education as a means of fostering national values and supporting the social reintegration of inmates. The research employs a descriptive qualitative method with a library research approach, following Zed procedures involving the collection, critical reading, and synthesis of primary and secondary sources. Data were gathered from laws and regulations, official documents of the Directorate General of Corrections, and national and international academic literature, then analyzed using qualitative content analysis through reduction, thematic categorization, and conclusion drawing. The findings indicate that correctional cadets perform a dual role as learning facilitators, behavioral-change motivators, and exemplars of national values, while also functioning as mediators between correctional institutions and the community in the social reintegration process. Structural challenges such as facility overcrowding, limited field competency, and persistent social stigma hinder the optimal performance of this role, indicating the need for capacity strengthening through pedagogical training, cross-institutional collaboration, and supportive policy from the Ministry of Law and Human Rights grounded in the restorative justice paradigm embedded in Law Number 22 of 2022 concerning Corrections.
Downloads
References
Amalia, L., dan Yeni Suwatno. “Kompetensi Taruna dalam Melaksanakan Pembelajaran Online: Studi Kasus di Politeknik Ilmu Pemasyarakatan.” Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara 12, no. 1 (2020): 70–77.
Ardie, Heru Juli, dan Zainudin Hasan. “Potensi dan Tantangan Pendidikan Anti Korupsi di Lingkungan Pemasyarakatan dalam Membentuk Integritas Warga Negara: Studi Lapas Kelas I Bandar Lampung.” Journal of Education and Humanities (JEH) Terekam Jejak 1, no. 1 (2025): 112–25.
Badan Pusat Statistik. Statistik Kriminal 2023. Jakarta: BPS, 2023.
Branson, Margaret Stimman. The Role of Civic Education: A Forthcoming Education Policy Task Force Position Paper from the Communitarian Network. Calabasas, CA: Center for Civic Education, 1999.
Bramada, Rey Japa, dan Padmono Wibowo. “Upaya Penanggulangan Dampak Over Kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Arga Makmur.” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha 10, no. 1 (2022): 118–28.
Council of Europe, dan European Commission. Education in Prison: A Literature Review. Brussels: European Commission, 2021.
Darwin, I. P. J. “Implikasi Overcapacity terhadap Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia.” Jurnal Cepalo 3, no. 2 (2019): 77–84.
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Diakses 2026. http://sdppublik.ditjenpas.go.id/.
Eide, Helene Marie K., dan Kariane Therese Westrheim. “Being an Educator: Norwegian Prison Officers’ Conception of Their Role Regarding Incarcerated Persons’ Education.” Journal of Prison Education and Reentry 7, no. 1 (2021).
Fathoni, Achmad Robbi. “Efektivitas Program Rehabilitasi Narapidana dalam Kebijakan Pemasyarakatan di Indonesia.” Journal of Correctional Management 2, no. 1 (2025): 10–22.
Fristian, Wanda, Vina Salvina Darvina S, dan Sulismadi Sulismadi. “Upaya Penyesuaian Diri Mantan Narapidana dalam Menanggapi Stigma Negatif di Kecamatan Klakah, Lumajang.” ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan 14, no. 1 (2020): 101–20.
Furnamasari, Yelfi Dewi, Dinie Anggraeni Dewi, dan Yuyus Kardiman. “Peran Pendidikan Pancasila dalam Pembentukan Karakter Generasi Muda di Era Globalisasi.” Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan 5, no. 3 (2023): 2196–2204.
Hamja. “Implikasi Overcrowding terhadap Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia.” Mimbar Hukum 34, no. 1 (2022): 296–324.
Hidayat, Rahmat, dan Fitri Sumarni. “Stigma Sosial terhadap Mantan Narapidana dan Dampaknya terhadap Proses Reintegrasi Sosial.” Jurnal Sosial dan Masyarakat 29, no. 4 (2021): 78–92.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan. “Kemenkumham Sumsel: Hak dan Kewajiban Narapidana dalam UU Pemasyarakatan Baru.” 27 April 2023. https://sumsel.kemenkum.go.id/.
Khumairoh, Saidah, Khofifatul Arum, dan Khusnul Maulidah. “Kriminalisasi Berlebihan (Overcriminalization) sebagai Faktor Struktural Overcrowding Lapas dalam Sistem Peradilan Pidana.” UNES Law Review 7, no. 3 (2025).
Komalasari, Kokom. Pembelajaran Kontekstual: Konsep dan Aplikasi. Bandung: Refika Aditama, 2011.
Mahendra, I Gede Aditya Putra. “Upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Menanggulangi Tindak Pidana Pencurian yang Dilakukan Pelaku di Bawah Umur dengan Penerapan Asas Restorative Justice.” Jurnal Hukum Media Justitia Nusantara 12, no. 1 (2022): 99–145.
Mahmudah, Rifa. “Interaksi Mantan Narapidana di Tengah Masyarakat (Studi tentang Mantan Narapidana di Desa Batu Langkah Kecil Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar).” JOM FISIP 4, no. 1 (2017): 1–13.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018.
Muchtarom, M. “Strategi Penguatan Nilai-Nilai Pancasila melalui Inovasi Pembelajaran PKn Berorientasi Civic Knowledge, Civic Disposition, dan Civic Skill di Perguruan Tinggi.” PKn Progresif (2012): 115–30.
Munir, Abdul, Panca Setyo Prihatin, Harapan Tua Ricky Freddy, dan Ahmad Saudi. “Overcrowding Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Ditelisik dari Perspektif Viktimologi (Studi terhadap Overcrowding Warga Binaan di Provinsi Riau).” Jurnal Trias Politika 8, no. 2 (2024): 193–204.
Nugroho, Ryan Setya, dan Umar Anwar. “Peran Pembimbing Kemasyarakatan dan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmaslipas) dalam Mewujudkan Program Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan di Bapas Kelas II Magelang.” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha 10, no. 2 (2022): 69–74.
Pangalila, Theodorus. “Peningkatan Civic Disposition Siswa melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan (2017).
Politeknik Ilmu Pemasyarakatan. “Profil dan Sejarah Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP).” Diakses 2026. https://www.poltekip.ac.id.
Pompoco, Anthony, John Wooldredge, Marisa Lugo, Carrie Sullivan, dan Edward Latessa. “Reducing Inmate Misconduct and Prison Returns with Facility Education Programs.” Criminology & Public Policy 16, no. 2 (2017): 515–47.
Pratama, Yoga, dan Sapriya Sapriya. “Reorientasi Civic Disposition dalam Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Upaya Membentuk Warga Negara yang Ideal.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan (2018).
“Prison Education in the Resocialization of Incarcerated Individuals.” Frontiers in Education 10 (2025).
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Jakarta: Sekretariat Negara, 2012.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara, 2003.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Jakarta: Sekretariat Negara, 2022.
Riyadi, Riyadi. “Analisis Tugas Pokok Pembimbingan Klien Pemasyarakatan (BAPAS) dalam Mewujudkan Reintegrasi Sosial.” Jurnal Syntax Admiration 4, no. 8 (2023): 1209–18.
Rohman, Abdul. “Stigma Negatif Mantan Narapidana dalam Persepsi Masyarakat.” Journal of Citizenship 4, no. 1 (2024).
Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. “Kondisi Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia Pasca Ditetapkannya UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.” 8 Agustus 2024. https://setkab.go.id/.
Sembiring, Edruardo Juanunes, dan Irvan Sebastian Iskandar. “Penerapan Pelaksanaan Pembinaan Kerohanian Kristen di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam.” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha 11, no. 3 (2023): 62–68.
Sidauruk, Bonanza Parulian, dan Mitro Subroto. “Efektivitas Pemberian Asimilasi kepada Narapidana terhadap Program Reintegrasi Sosial di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan.” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha 10, no. 2 (2022): 167–75.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2018.
Tarigan, Egi Christianta, dan Henry Aspan. “Dampak Overkapasitas di Lembaga Pemasyarakatan terhadap Pemenuhan Hak-Hak Narapidana di Rutan Kelas IIB Kabanjahe.” Locus Journal of Academic Literature Review 4, no. 5 (2025): 287–95.
Uggen, Christopher, Jeff Manza, dan Melissa Thompson. “Citizenship, Democracy, and the Civic Reintegration of Criminal Offenders.” The Annals of the American Academy of Political and Social Science 605, no. 1 (2006): 281–310.
United Nations General Assembly. United Nations Standard Minimum Rules for the Treatment of Prisoners (the Nelson Mandela Rules). UN GA Res. 70/175, 2015.
Wani, Anjelina Wora Roi, Daud Dima Tallo, dan Heryanto Amalo. “Analisis Yuridis Dampak Overcapacity Lembaga Pemasyarakatan terhadap Pembinaan Warga Lapas Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan: Studi Kasus Lapas Kelas II B Ende.” Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum 1, no. 4 (2024): 193–206.
Winataputra, Udin S., dan Dasim Budimansyah. Civic Education: Konteks, Landasan, Bahan Ajar dan Kultur Kelas. Bandung: Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Pascasarjana UPI, 2007.
Zada, Khamami, Suardi Suardi, Latifatul Khasanah, Aderina Aderina, dan Fathudin Fathudin. “Deradicalization of Children Terrorism in Brsampk Handayani, Jakarta.” Penamas 34, no. 1 (2021): 161–80.
Zaynudin, Alan, dan Naufal Adhansyach. “Optimalisasi Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmaslipas) dalam Mewujudkan Klien Pemasyarakatan yang Unggul pada BAPAS Kelas I Cirebon.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa 1, no. 11 (2024): 3072–75.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2008
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Farah Fidela, M. Dzaky Taruna, Benaya Jeriko Sitorus, Salim Insanul Mutaqin, Irfan Tomi Maratta (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







